Lira Anjlok 45 Persen Tahun Ini, Warga Kurangi Makan dan Jual Aset demi Bertahan Hidup

Suparjo Ramalan
Lira Anjlok 45 Persen, Warga Kurangi Makan dan Jual Aset demi Bertahan Hidup

Perekonomian Turki yang sangat bergantung pada impor untuk memproduksi barang hingga tekstil, membuat kenaikan dolar AS terhadap lira berdampak langsung pada harga produk konsumen. 

Contohnya tomat yang merupakan bahan penting dalam masakan Turki, produsen harus membeli pupuk dan gas impor. Ini membuat harga tomat naik 75 persen pada Agustus dibanding tahun sebelumnya.

"Bagaimana kita bisa untung dari ini? Kami jual murah, tapi biaya beli mahal," ujar petani di Pamukova, Sadiye Kaleci.

Petani lain, Feride Tufan mengatakan, satu-satunya cara dia bisa bertahan adalah dengan menjual asetnya.

"Kami dapat melunasi utang kami dengan menjual tanah dan kebun anggur kami. Tetapi ketika kami menjual semuanya, kami tidak akan memiliki apa-apa lagi," ucapnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
19 jam lalu

Tok! BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen

7 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

8 hari lalu

Mendagri Sebut Inflasi RI Masih Terkendali di Level 3,34 Persen: di Bawah Target Nasional

13 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal