LKPP Bekukan 16.000 Produk Impor di E-Katalog, Terbanyak Alkes

Michelle Natalia
Kantor Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). (Foto: Istimewa)

"Dunia sudah transparan, sistem yang transparan jadi bisa ditelusuri, saya pesankan, jangan coba main-main. Mudah untuk teman-teman aparat tahu siapa, ke mana, dan seterusnya, ini hasil kerja sama LKPP dengan Stranas PK," kata Yulianto.

Tak hanya itu, dia juga mengajak pengguna katalog untuk lebih rajin melaporkan melalui fitur lapor di e-katalog apabila melihat tindak kecurangan atau hal yang mencurigakan.

"Titik lemah korupsi itu konon katanya nggak bisa kalau dilakukan secara jamaah, bareng-bareng, pasti ada yang nggak kebagian. Yang nggak kebagian (korupsi) silakan lapor dan seterusnya. Intinya kita punya banyak data untuk menjaga supaya belanja negara aman," tutur Yulianto.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alkes Pintar Berbasis Internet Banyak Dipakai di RS, Terbukti Efektif? 

57 tahun lalu

Nadiem Lega usai Dengar Kesaksian LKPP soal E-Katalog: Artinya Tak Ada Kerugian Negara

57 tahun lalu

Kejagung Periksa Eks Menteri PANRB Azwar Anas terkait Kasus Korupsi Laptop

57 tahun lalu

Reaksi PDIP soal Prabowo Copot Hendrar Prihadi dari Kepala LKPP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal