Luhut Harap NDRC China Dukung Proyek Baterai Kendaraan Listrik di Maluku Utara

Suparjo Ramalan
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat bertemu Chairman NDRC Zheng Shanjie di Beijing. (Foto: Dok. Kemenko Marves)

CBLdidirikan pada Oktober 2020 yang merupakan kolaborasi antara Ningbo Brunp Contemporary Amperex Co Ltd, Ningbo Lygend New Energy Co Ltd, dan Ningbo Meishan Free Trade Port Ruiting Investment Co Ltd. Proyek ini berfokus pada pengembangan industri baterai kendaraan listrik dengan investasi sebesar 5,9 miliar dolar AS.

Investasi ini mencakup pengembangan teknologi baterai, integrasi sumber daya dari tambang nikel hingga produksi dan daur ulang baterai.

CATL, pemegang saham utama Ningbo Brunp, merupakan pemimpin global dalam teknologi baterai dengan kapasitas produksi 170,39 GWh pada akhir 2021.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
11 hari lalu

Pramono Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Shenzhen, Kolaborasi Transportasi hingga Teknologi

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Bicara 4 Mata dengan Luhut di Istana, Bahas Apa?

Nasional
19 hari lalu

Pengamat Dorong Pemerintah Benahi Regulasi Kendaraan Listrik, Soroti Insentif agar Tepat Sasaran

Nasional
19 hari lalu

Prabowo dan Macron Bahas Pengadaan Alutsista hingga Pengembangan Energi Terbarukan

Nasional
19 hari lalu

RI Tawarkan Kerja Sama Pengembangan Kilang hingga Perdagangan Minyak ke Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal