Luhut Sebut Bulog Bakal Akuisisi Perusahaan Beras di Kamboja

Iqbal Dwi Purnama
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, saat ini pemerintah sudah menugaskan Perum Bulog untuk membeli perusahaan beras dari Kamboja. (Foto: Istimewa)

Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, biaya untuk pengadaan beras impor tahun 2024 mencapai lebih dari Rp30 triliun. Pengadaan beras impor bertujuan untuk menjaga ketersedian bahan pangan di dalam negeri.

Arief menjelaskan, harga beras Rp30 triliun itu diperkirakan hanya untuk 3 juta ton beras. Sehingga, untuk memenuhi kuota impor tahun 2024 sebanyak 3,6 juta ton diperlukan anggaran lebih dari Rp30 triliun.

"3 juta ton (beras) yang dari luar negeri itu senilai Rp30 triliun lebih," ucap Arief beberapa waktu lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

MNC University dan MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras ke Warga Kebon Sirih, Wujud Kepedulian Sosial

57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 26 Juni 2026, Aneka Cabai-Beras Turun, Daging Ayam Naik

57 tahun lalu

Wamentan Pastikan Indonesia Tak Lagi Impor Beras, Jagung dan Gula

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal