Luhut Sebut Bulog Bakal Akuisisi Perusahaan Beras di Kamboja

Iqbal Dwi Purnama
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, saat ini pemerintah sudah menugaskan Perum Bulog untuk membeli perusahaan beras dari Kamboja. (Foto: Istimewa)

Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, biaya untuk pengadaan beras impor tahun 2024 mencapai lebih dari Rp30 triliun. Pengadaan beras impor bertujuan untuk menjaga ketersedian bahan pangan di dalam negeri.

Arief menjelaskan, harga beras Rp30 triliun itu diperkirakan hanya untuk 3 juta ton beras. Sehingga, untuk memenuhi kuota impor tahun 2024 sebanyak 3,6 juta ton diperlukan anggaran lebih dari Rp30 triliun.

"3 juta ton (beras) yang dari luar negeri itu senilai Rp30 triliun lebih," ucap Arief beberapa waktu lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Seleb
3 hari lalu

Jelang Lebaran 2026, Dewi Perssik Bagi-Bagi 8.400 Beras Zakat di Jember

Nasional
4 hari lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Nasional
9 hari lalu

Luhut Lapor Prabowo: Iran Bangsa Arya, Tak Mudah Ditaklukkan

Nasional
10 hari lalu

Bertemu Luhut hingga Purbaya, Prabowo Waspadai Dampak Perang AS-Israel vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal