Marak PHK di Industri Tekstil, Peserta BPJS Ketenagakejaan Berkurang 46.001 Orang

muhammad farhan
Jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan dari sektor industri tekstil berkurang 46.001 orang imbas PHK massal. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang terjadi di industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mempengaruhi jumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan. Tercatat sebanyak 46.001 peserta dari sektor tersebut tidak lagi menjadi peserta.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo menuturkan, pada sektor industri garmen dan pakaian jadi, tren penurunan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sudah terjadi sejak awal Januari 2023 hingga Mei 2024. 

Penurunan tren peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut ditengarai dengan adanya PHK massal secara bertahap di industri tersebut. Dia menyebutkan, saat ini total karyawan industri garmen dan pakaian jadi yang masih bertahan menjadi peserta BPJS yakni 559.469 orang.

"Di sektor industri garmen dan pakaian jadi itu tren penurunan kepesertaan di kami yakni sekitar 4,27 persen, atau sekitar 24.996 orang yang tidak lagi menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ucap Anggoro dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR, Selasa (2/7/2024). 

Dia menambahkan, industri TPT di sektor tekstil juga mengalami penurunan tren kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Dia menyebutkan total penurunan peserta di sektor ini yakni 6,17 persen dalam rentan waktu yang sama dengan garmen dan pakaian jadi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 hari lalu

Purbaya Belum Mau Hapus Pajak JHT, Ada Apa?

14 hari lalu

Said Iqbal Bertemu Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Dukung Penyesuaian Pajak JHT

18 hari lalu

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi, Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

22 hari lalu

Bukan PHK, Dasco Sebut 200 Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Kompensasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal