Masyarakat RI Banyak jadi Korban Penipuan Transaksi Keuangan, Ternyata Ini Biang Keroknya

Suparjo Ramalan
ilustrasi penipuan via transaksi keuangan (foto: ist)

Indeks literasi digital masyarakat pun masih rendah. Padahal, aspek ini sangat kritikal mengingat hampir semua produk keuangan ditawarkan atau dijual melalui platform digital.

“Kemudian adalah literasi digital kita juga masih rendah, literasi digital sangat kritikal karena apa? Hampir semua produk keuangan kita sekarang ditawarkan, dijual melalui digital juga kan,” tutur dia.

Hudiyanto memandang, belum optimalnya literasi dan inklusi keuangan, hingga literasi digital menjadi sebab masyarakat kerap terpapar dan menjadi korban penipuan dalam transaksi keuangan. 

“Jadi pemahaman yang belum optimal dan tambah perilaku digitalnya juga belum ok, minimal membuat masyarakat masih terpapar resiko salah beli gitu ya, beli sesuatu yang tidak dibutuhkan, atau bahkan menjadi korban penipuan,” katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
18 jam lalu

MNC Sekuritas dan Lens Community Dorong Anak Muda Ubah Ide Jadi Aksi Berdampak Lewat Indonesia International Sustainability Forum 2026

20 jam lalu

Kakek di Jakut Tabrakkan Diri ke Mobil buat Minta Uang, Akhirnya Ditangkap Polisi

2 hari lalu

Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Jadi Brand Ambassador!

1 hari lalu

10 Fakta Jennifer Coppen-Kirana Larasati Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar, Nomor 7 Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal