Mendag Sebut Tidak Ada Penurunan Volume Impor Gandum

Advenia Elisabeth
Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, tidak terdapat lonjakan atau penurunan yang signifikan pada volume impor gandum.  (Foto: Ilustrasi/Pixabay)

Peningkatan impor bahan baku/penolong ini juga tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Juli 2022 yang berada di level ekspansif sebesar 51,3 indeks poin dan menjadi yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir serta cenderung lebih tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Hal ini dapat menjadi indikasi pemulihan dan semakin bertumbuhnya sektor manufaktur.

“Peningkatan impor bahan baku/penolong pada bulan Juli 2022 merupakan indikasi positif dari pemulihan dan semakin bertumbuhnya sektor manufaktur Indonesia,” ucap Zulhas.

Lebih lanjut Zulhas memaparkan, beberapa produk dengan kenaikan nilai impor terbesar pada Juli 2022 diantaranya logam mulia, perhiasan (HS 71) naik 62,51 persen MoM, impor Pupuk (HS 31) naik 35,78 persen MoM, gula dan kembang gula (HS 17) naik 29,12 persen MoM, daging hewan (HS 02) naik 27,97 persen MoM, serta serealia (HS 10) naik 10,38 persen MoM.

Berdasarkan negara asalnya, impor nonmigas Indonesia didominasi dari RRT, Jepang, dan Thailand. Negara asal impor dengan kenaikan impor nonmigas tertinggi pada Juli 2022 antara lain Yordania yang naik 112,31 persen (MoM), disusul Swiss naik 72,94 persen MoM, Afrika Selatan naik 32,37 persen MoM, Filipina naik 11,97 persen MoM, dan Kanada naik 11,50 persen MoM.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Muncul di Kasus Suap Impor

Nasional
12 hari lalu

Pemerintah Siapkan CNG untuk Gantikan Gas Melon, Tekan Impor LPG

Nasional
14 hari lalu

Mentan Amran Tegaskan RI Swasembada Beras, Hanya Impor Khusus Basmati

Nasional
20 hari lalu

Asosiasi Pengusaha Dapur Temui Zulhas, Beri Masukan soal Tata Kelola MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal