Menilik Sejarah Kenaikan Harga BBM sejak Masa Pemerintahan Soekarno hingga Jokowi

Atikah Umiyani
Antrean pengguna kendaraan saat mengisi BBM di SPBU. (Foto: dok iNews)

Namun, kenaikan harga BBM kembali diumumkan pada bulan Maret 2015, menjadi sekitar Rp7.300 untuk premium dan Rp6.900 untuk solar. Pada tahun 2016,  terjadi penurunan harga BBM kembali, di mana harga premium menjadi Rp6.500 dan untuk solar menjadi Rp5.150.

Pada 20 Januari 2018, Jokowi menaikkan harga Pertalite menjadi Rp7.600 per liter. Lalu, pada 24 Maret 2018 harga Pertalite kembali naik menjadi Rp7.800 per liter

Hingga terakhir pada 3 September 2023, harga BBM dinaikan dengan rincian Pertalite yang sebelumnya dijual Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter. Kemudian Pertamax yang semula Rp12.500 hingga Rp13.000 per liter menjadi Rp14.500 per liter. Terakhir Solar yang semula dijual Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter.

Bisa disimpulkan, pada masa pemerintahan Jokowi lah, kenaikan dan penurunan harga BBM paling banyak terjadi. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ferdinand Hutahaean: Debat Ijazah Jokowi Tak Akan Ketemu sampai Kiamat

2 hari lalu

Eks Hakim Tinggi Yakin Ijazah Jokowi Dibuka ke Publik di Sidang Roy Suryo

2 hari lalu

Pakar Hukum Pidana Bongkar Kejanggalan Dakwaan Roy Suryo: Cacat Materi Ini, Kacau Balau

2 hari lalu

Pengacara Tegaskan Ijazah Jokowi Asli: Kami Tidak Perlu Debat Kusir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal