Meta Pertimbangkan Menutup Facebook dan Instagram di Eropa

Jeanny Aipassa
Meta mempertimbangkan untuk menutup layanan Facebook dan Instagram di Eropa. (Foto: Istimewa)

“Kenyataan sederhananya adalah bahwa Meta, dan banyak bisnis, organisasi, dan layanan lainnya, mengandalkan transfer data antara UE dan AS untuk mengoperasikan layanan global,” kata juru bicara Meta yang menolak disebut identitasnya.

Menanggapi isu tersebut, Anggota parlemen Eropa, Axel Voss, mengatakan Meta tidak dapat memaksa UE terkait penetapan standar perlindungan data. 

“Meta tidak bisa begitu saja memeras UE agar melepaskan standar perlindungan datanya. Meninggalkan UE akan menjadi kerugian mereka," kata Axel Voss, dalam cuitan di Twitter. 

Seperti diketahui, pada Juli 2020, Pengadilan Eropa memutuskan standar transfer data antara UE dan AS tidak cukup melindungi privasi warga negara Eropa.

Pengadilan, otoritas hukum tertinggi UE, membatasi bagaimana perusahaan A.S. dapat mengirim data pengguna Eropa ke A.S. setelah menyimpulkan bahwa warga UE tidak memiliki cara yang efektif untuk menantang pengawasan pemerintah Amerika.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 hari lalu

Dewi Gita Sempat Tutup Komentar Instagram di Tengah Dugaan Perselingkuhan Andre Taulany

12 hari lalu

Heboh! Instagram Uan Kaisar Hilang usai Juicy Luicy Batal Manggung di Batam

17 hari lalu

Kekayaan 50 Orang Terkaya Singapura Tembus Rp4.214 Triliun, Eduardo Saverin Tempati Posisi Puncak

20 hari lalu

Geger! Akun Instagram Dokter Muhammad Iqbal Hilang usai Kasus Dugaan Pelecehan Viral di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal