Miliarder India Gautam Adani Hadapi Skandal Baru, Dituduh Atur Harga Saham Perusahaan

Aditya Pratama
Perusahaan milik miliarder India Gautam Adani, Adani Group kini tertimpa masalah baru. (Foto: Reuters)

Adani Group memiliki jaringan bisnis di berbagai sektor, termasuk perdagangan komoditas, bandara, utilitas, pelabuhan dan energi terbarukan, di India dan negara-negara lain. Perusahaan ini dipimpin oleh Gautam Adani, yang saat ini berada di peringkat 24 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes.

Adani disebut dekat dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dan telah lama menghadapi tuduhan dari politisi oposisi bahwa Adani mendapat keuntungan dari hubungan politiknya, namun dia membantahnya.

Sebelumnya, Adani terjerat dalam skandal besar pada awal tahun ini setelah firma aset keuangan Hindenburg Research menuduh Adani Group memanipulasi harga saham dan penipuan akuntansi.

Hindenburg juga menuduh perusahaan tersebut menggunakan entitas luar negeri dan perusahaan cangkang untuk menginvestasikan uang ke dalam sahamnya sendiri untuk menaikkan harga saham perusahaan.

Hal ini membuat nilai kapitalisasi pasar Adani Group anjlok dan membatalkan rencana perusahaan untuk melantai di Bursa. Sebuah panel yang ditunjuk oleh Mahkamah Agung India saat ini sedang mengawasi penyelidikan yang dilakukan oleh regulator atas tuduhan tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 7,5 Persen, Tembus Level 5.746

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal