Ngutang Rp75 Miliar, Perusahaan Bakrie Dilaporkan KFC ke Bursa

Aditya Pratama
Logo KFC

Karena proyek tak terealisasi, BDI mengembalikan sebagian dana yang diterima sebesar Rp 25 miliar pada Desember 2020, dari total Rp 100 miliar. Atas tagihan Rp 75 miliar yang belum dibayar, FAST mendapatkan jaminan dari BDI berupa gadai saham BRMS.

"Perjanjian utang itu tidak berdampak dampak signifikan kepada perusahaan," kata Dalimin Juwono.

Sepanjang 2020, FAST mengalami tekanan bisnis akibat pandemi Covid-19.  Berdasarkan laporan keuangan, pada periode Januari hingga kuartal III-2020, FAST  membukukan rugi periode berjalan sebesar Rp 298,34 miliar, berbanding terbalik dari September 2019 yang mencatat laba bersih sebesar Rp 175,70 miliar.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
5 tahun lalu

KFC Angkat Bicara usai Didemo Karyawan soal Penundaan Gaji dan THR

Bisnis
2 hari lalu

BEI dan OJK Gelar Pertemuan dengan MSCI Pekan Ini, Apa yang Dibahas?

Nasional
5 hari lalu

OJK bakal Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Kawal Transformasi BEI

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Beberkan Tugas Juda Agung usai Resmi Jadi Wamenkeu, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal