OPEC+ Pangkas Produksi, Harga Minyak Melonjak 6,3 Persen

Dinar Fitra Maghiszha
Ilustrasi OPEC (organisasi negara-negara pengekspor minyak). (Foto: Reuters)

Inisiatif tersebut berpotensi membuat total volume pemangkasan oleh OPEC+ menjadi 3,66 juta barel per hari, atau setara dengan 3,7 persen dari permintaan global, sebagaimana menurut perhitungan Reuters.

"Pemangkasan ini konsisten dengan prinsip OPEC+ untuk mengambil tindakan lebih dulu karena mereka dapat melakukannya tanpa takut kehilangan pasar," tulis Goldman Sachs dalam analisa pasarnya.

Lembaga perbankan AS itu menurunkan perkiraan produksi OPEC+ pada akhir tahun 2023 bakal mencapai 1,1 juta barel per hari dan menaikkan perkiraan harga Brent menjadi USD95 per barel pada 2023, dan USD100 per barel pada 2024.

Goldman memperkirakan pengurangan produksi dapat meningkatkan harga minyak sebesar 7 persen, sehingga berkontribusi pada pendapatan minyak Saudi dan OPEC+ yang lebih tinggi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Dibuka! Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Ikut Turun?

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

57 tahun lalu

Golkar Dorong Pemerintah Perkuat Fiskal usai Harga Minyak Dunia Turun: Jangan Disia-siakan

57 tahun lalu

DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal