Patuhi Sanksi Barat, Binance Bekukan Rekening Oligarki Rusia

Jeanny Aipassa
CEO Binance, Changpeng Zhao. (Foto: dok iNews)

Dia menyebutkan, larangan menyeluruh kemungkinan akan mendorong pengguna Rusia yang sah beralih ke platform perdagangan yang lebih kecil atau ilegal.

Zhao mengatakan, Binance mengikuti aturan yang sama seperti bank, dengan membekukan aset setiap individu sesuai sanksi Barat ke Rusia. 

"Saat ini, kebanyakan bank mengikuti daftar sanksi yang sama seperti yang kami lakukan,” ujar Changpeng Zhao.

Tentang apakah oligarki Rusia yang terkena sanksi dapat berdagang di Binance secara anonim, Zhao mengatakan bahwa seluruh pertukarannya bergantung pada verifikasi identitas. 

Dia menambahkan, tidak tahu berapa banyak akun individu Rusia yang mendapat sanksi Barat yang telah dibekukan Binance hingga saat ini. Namun menurutnya, tim kepatuhan Binance bertanggung jawab untuk melaksanakan penegakan hukum.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
8 hari lalu

Awal Mula Rp2,48 Miliar Nyasar ke Rekening Bos Pelayaran hingga Berujung Penangkapan  

16 hari lalu

PPATK Ungkap Deposit Judol saat Piala Dunia Tembus Rp1,02 Triliun

21 hari lalu

Tabungan Warga RI Makin Menipis, Rata-Rata Saldo Rekening Cuma Rp1,7 Juta!

29 hari lalu

Motion Bonus: Tabungan Digital MNC Bank dengan Beragam Bonus Sejak Awal Menabung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal