Patuhi Sanksi Barat, Binance Bekukan Rekening Oligarki Rusia

Jeanny Aipassa
CEO Binance, Changpeng Zhao. (Foto: dok iNews)

Dia menyebutkan, larangan menyeluruh kemungkinan akan mendorong pengguna Rusia yang sah beralih ke platform perdagangan yang lebih kecil atau ilegal.

Zhao mengatakan, Binance mengikuti aturan yang sama seperti bank, dengan membekukan aset setiap individu sesuai sanksi Barat ke Rusia. 

"Saat ini, kebanyakan bank mengikuti daftar sanksi yang sama seperti yang kami lakukan,” ujar Changpeng Zhao.

Tentang apakah oligarki Rusia yang terkena sanksi dapat berdagang di Binance secara anonim, Zhao mengatakan bahwa seluruh pertukarannya bergantung pada verifikasi identitas. 

Dia menambahkan, tidak tahu berapa banyak akun individu Rusia yang mendapat sanksi Barat yang telah dibekukan Binance hingga saat ini. Namun menurutnya, tim kepatuhan Binance bertanggung jawab untuk melaksanakan penegakan hukum.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

38.796 Rekening Terindikasi Judol, OJK Minta Bank Periksa Pemilik Rekening

13 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp3,8 Triliun untuk Rekening Gratis 76 Juta Warga Usia 17 Tahun ke Atas

16 hari lalu

MNC Sekuritas Resmikan Ruang Galeri Investasi, Dorong Pembukaan 1.000 Rekening Efek di MNC University

27 hari lalu

Warga Usia 17 Tahun bakal Otomatis Punya Rekening, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal