Pefindo Sebut Sektor Properti Masih Sulit Bangkit pada 2021

Ferdi Rantung
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Persero) atau Pefindo masih pesimistis dengan masa depan sektor properti. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Menurut Yogie, seluruh segmen terdampak pandemi. Kalangan menengah bawah kehabisan uang. Kalangan menengah atas yang masih memiliki tabungan banyak memilih investasi di sektor lain.

"Kalangan menengah atas menahan diri mereka untuk berinvestasi di sektor properti," ucapnya.

Yogie memprediksi pemulihan di sektor properti masih lama. "Recovery mungkin lebih lama, karena kita nggak tau pandemi sampai kapan. Namun, kunci untuk pengembangan supaya bertahan adalah bagaimana pengembang menyasar segmen yang tepat di tengah pandemi," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
2 tahun lalu

Pefindo Catat Penerbitan Surat Utang Korporasi Capai Rp91,8 Triliun hingga Kuartal III 2023

Keuangan
3 tahun lalu

S&P Global Ratings Jadi Pemegang Saham Pefindo

Bisnis
3 tahun lalu

Kesepakatan KTT APEC Bangkok Dorong Industri Properti Terapkan Konsep Hijau

Bisnis
3 tahun lalu

Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital Indonesia (BCAP) dan Prospek Stabil 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal