Pelonggaran LTV, REI Soroti Perbankan Lambat Salurkan KPR

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Dengan pengetatan penyaluran KPR ini, menurutnya, membuat perbankan lebih lambat dalam merealisasikan kreditnya. Hal ini terlihat dalam survei perbankan BI bahwa pertumbuhan triwulanan kredit baru cenderung melambat pada kuartal III-2018, termasuk KPR.

"Angka data-data BI agak berbeda realisasinya, ada penurunan penyaluran kredit itu karena proses-proses di bank pelaksana lebih ketat," ucapnya.

Sebagai informasi, pelonggaran kebijakan LTV dilakukan BI untuk mendorong sektor perumahan. Dalam kebijakan ini BI akan merelaksasi aturan uang muka (down payment/DP) untuk KPR. Kebijakan ini membuat masyarakat dapat bebas dari pembayaran DP untuk pembelian rumah pertama untuk tipe apa pun.

Sementara, untuk pembelian rumah selanjutnya masyarakat dikenakan rasio LTV/FTV 80-90 persen. Namun, untuk tipe di bawah 21 meter persegi akan dibebaskan dari rasio LTV/FTV di mana besaran rasio diserahkan kepada bank sesuai manajemen resiko masing-masing bank.

Namun, kebijakan ini hanya berlaku untuk perbankan dengan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) net kurang dari 5 persen dan gross NPL kredit properti di bawah 5 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Buka Suara dan Pantau Pergerakan Kurs

6 hari lalu

Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp10.587 Triliun, Ini Catatan BI

7 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

7 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal