Pemerintah Belum Bayar Utang, Buwas Sebut Bulog Bakal Rugi

Suparjo Ramalan
Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengatakan bahwa pemerintah seharusnya segera melunasi utang kepada perusahaan. Sebab, perusahaan bakal merugi di tahun mendatang. (foto: dok. iNews.id)

Dia menghitung, bila pada 2022 mendatang manajemen hanya menerima penugasan pengadaan CBP di angka 800.000-850.000 ton, maka kemungkinan jumlah utang akan berkurang. Meski hal ini masih berupa perkiraan.

Pasalnya, pemerintah juga belum memberikan kepastian berapa jumlah CBP yang akan dilakukan Bulog di tahun depan. Di lain sisi, manajemen juga belum menerima kepastian pelunasan piutang dari pemerintah. 

"Kita harap ke depan ada satu kepastian, CBP hanya 800.000 sampai 850.0000, next utang kita tinggal Rp9 triliun, jadi makin kurang," kata dia. 

Hanya saja, Buwas juga memperkirakan, pihaknya akan kembali melakukan pinjaman ke kreditur, bila ada penugasan tambahan dari negara. Langkah itu, bila pemerintah belum melunasi utangnya kepada Bulog. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan hingga September 2026

Nasional
6 hari lalu

Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Nasional
9 hari lalu

Bulog Gelontorkan 1 Juta Liter Minyakita di Jakarta dan Banten selama Ramadan 2026

Nasional
14 hari lalu

Bulog Mulai Tawarkan Beras Premium ke Importir Arab Saudi, Targetkan Ekspor Tahun Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal