Pemerintah Desak Industri Stop Gunakan Bahan Baku Timbal, Ini Alasannya

Atikah Umiyani
Ilustrasi timbal bekas industri (freepik)

Diketahui, dampak dari paparan timbal pada manusia menyebabkan lebih dari 8 juta anak Indonesia memiliki kadar timbal dalam darah diatas 5 mikrogram per desiliter (μg/dL).

Paparan tersebut bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan anak-anak, untuk masyarakat dan bahkan bisa mengakibatkan dampak yang fatal terhadap tubuh manusia.

"Kami kalau dari industri pipa kami ada di hulu karena termasuk bahan tambahan pembuatan pipa PVC. Sebagai pengganti timbal stabilizer itu ada tin stabilizer dan mix metal stabilizer," ucap Direktur Utama PT Timah Industri Ria Pawan.

Menurut Ria, PT Timah Industri sebagai produsen bahan baku non-timbal juga sudah siap untuk menyuplai tin stabilizer yang bersifat non timbal untuk industri terutama pipa PVC.

"Tin stabilizer kami sudah dipakai salah satu pipa air minum bebas timbal PT Avian di Surabaya. Kalau pabrikan pipa yang berbasis timbal mau mengganti ke tin stabilizer kami siap suplai," ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
8 hari lalu

Era LCEV, Pemerintah Dorong Mazda Produksi Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia

27 hari lalu

Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

1 bulan lalu

Gaikindo Minta Insentif Tak Hanya untuk Mobil Listrik, Bensin dan Hybrid juga Diberikan

1 bulan lalu

Purbaya Alokasikan 80 Persen Beasiswa LPDP untuk Bidang STEM Mulai Tahun Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal