Pemerintah Gelontorkan 250.000 Ton Beras untuk Antisipasi Kelangkaan

Suparjo Ramalan
Pemerintah akan menggelontorkan beras Bulog sebayak 250.000 ton melalui program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP). (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan menggelontorkan beras Bulog sebayak 250.000 ton melalui program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP). Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah pembatasan pembelian beras di beberapa pasar ritel.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebut, rencana operasi pasar tersebut berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna mengantisipasi kelangkaan beras di Tanah Air.

“Pak Presiden mengecek langsung di beberapa titik dan kita juga kemarin, beliau juga sudah di beberapa titik, selalu laporan setiap hari. Karena itu diambil kebijakan untuk itu, makanya kita gelontorkan lagi 250.000 (ton),” ujar Erick saat ditemui Ciplaz Klender, Jakarta Timur, Senin (12/2/2024).

“Ini contohnya jenis beras SPHP, supaya karena itu tidak terjadi (kelangkaan) dan ini kita bisa pastikan stok beras cukup,” tuturnya.

Saat ini pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) yang diamankan Bulog mencapai 1,2 juta ton. Jumlahnya dipastikan akan bertambah dengan masuknya beras impor sebanyak 500.000 ton.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Kabar Baik, Bantuan Pangan Beras dan Minyakita Segera Disalurkan ke 33,2 Juta KPM

Nasional
2 hari lalu

Jelang Puasa, Harga Daging Sapi hingga Beras Naik!

Nasional
2 hari lalu

Serapan Beras Naik 700 Persen di Awal 2026, Pemerintah Buka Peluang Ekspor

Nasional
18 hari lalu

Mentan Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal di Kepri, Dikirim Pakai 6 Kapal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal