Pemerintah Gelontorkan 250.000 Ton Beras untuk Antisipasi Kelangkaan

Suparjo Ramalan
Pemerintah akan menggelontorkan beras Bulog sebayak 250.000 ton melalui program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP). (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

Karena itu, Erick memastikan beras Bulog tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan. Menurutnya, masyarakat punya opsi untuk mengakses pangan dasar tersebut, berdasarkan kemampuan keuangan masing-masing. 

“Kita itu ada 1,2 juta dan akan masuk lagi 500.000, Insyaallah cukup, tinggal bagaimana masyarakat memberikan opsi, ada yang mau beras premium yang harganya Rp69.500 atau harganya Rp45.500 itu kan opsi ya,” ucapnya.

“Opsi bagaimana kita melakukan konsumsi yang sesuai dengan daya beli dari masing-masing keluarga, tapi pemerintah memastikan 250.000 (ton beras) kita gelontorkan. Terima kasih kepada Dirut Bulog yang hadir hari ini dan memastikan beras Bulog cukup di pasaran,” katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Daftar Harga Pangan usai Libur Lebaran: Bawang hingga Telur Ayam Naik, Cabai Rawit Merah Turun

Seleb
7 hari lalu

Jelang Lebaran 2026, Dewi Perssik Bagi-Bagi 8.400 Beras Zakat di Jember

Nasional
8 hari lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Nasional
22 hari lalu

Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal