Pemerintah Perlu Bangun 1,5 Juta Rumah per Tahun untuk Tekan Backlog hingga 2045

Iqbal Dwi Purnama
Pemerintah perlu menyalurkan 1,5 juta unit rumah setiap tahunnya untuk mengatasi backlog hingga tahun 2045. (foto: Kementerian PUPR)

Sedangkan, Herry menyebut setiap tahunnya Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) paling tidak hanya mampu disalurkan kepada 220.000 unit perumahan. Angka ini masih lebih sedikit jika dibandingkan dengan pertambahan populasi setiap tahunnya yang tembus 740.000 orang.

"Lalu bagaimana tahun 2045? Mau tidak mau jumlahnya harus kita tingkatkan, itungan saya itu 1,5 juta (unit rumah) setiap tahun, kalo 1,5 juta berapa (anggaran) yang harus kita sediakan," tuturnya.

Oleh karena itu, saat ini pemerintah terus mendorong kepada swasta maupun BUMN untuk mempercepat mengatasi backlog. Baik dari sisi penguatan suplai maupun kemudahan akses pembiayaan perumahan kepada masyarakat. 

"Terhadap backlog ini harus dilakukan segala cara, dalam arti gimana kita scale up programnya, gimana skema nanti bisa memberikan leverage yang lebih besar, masih terus digodog, terutama bagian dari ekosistem pembiayaan perumahan," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
12 hari lalu

Kesal Sawah Terendam Banjir dan Gagal Panen, Petani di Tenjo Bongkar Pagar Beton Perumahan

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo bakal Bentuk Lembaga Baru untuk Percepat Pembangunan Rumah Rakyat

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Tambah Anggaran Perumahan Jadi Rp10 Triliun, Targetkan Bedah Rumah Jangkau Semua Daerah

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Tambah Anggaran Perumahan Jadi Rp10 Triliun, Bedah Rumah Jangkau Seluruh Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal