Pemerintah Rombak Kebijakan Mobil Listrik, Moeldoko: untuk Gaet Investor Baru

Atikah Umiyani
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, mengatakan pemerintah merombak kebijakan mobil listrik untuk menggaet investor baru. Terkait dengan itu, Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) akan dievalusi.

Dia menjelaskan, salah satu yang ditinjau kembali adalah tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk mobil listrik. TKDN yang sebelumnya dibatasi akan disesuaikan jumlah atau persentasenya.

"Iya (untuk menggaet investor baru), yang tadinya di batasi tuh jumlah TKDN nya nah sekarang disesuaikan. Intinya Perpress 55 itu akan dievaluasi," kata Moeldoko, di Istana Presiden, Jakarta, Senin (31/7/2023). 

Menurut dia, TKDN mobil listrik akan di tinjau, begitu juga dengan completely build up (CBU). Nantinya yang dilihat bukan berapa besar jumlah investasinya, tapi jumlah produksi yang dihasilkan. 

"Itu perbedaanya dengan kebijakan sebelumnya, jadi akan kita sesuaikan," ungkap Moeldoko.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
18 jam lalu

Mobil Listrik Bekas Mulai Diburu, Harga dan Kondisi Baterai Jadi Pertimbangan?

3 hari lalu

Ini Mobil Listrik Termurah di Dunia, Dibanderol Rp16 Jutaan Sudah Ada Kamera Mundur

4 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

5 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal