Pemerintah Tanggapi Laporan Bank Dunia soal Warga Miskin RI Bertambah 13 Juta Orang

Mochamad Rizky Fauzan
Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatawarta menanggapi laporan Bank Dunia soal warga miskin RI bertambah 13 juta orang.

Dia meyakini hal itu akan menjadi bahan diskusi di kabinet. Namun mengenai kapan akan diputuskan, Isa mengaku tidak tahu. 

"Kalau diputuskan tetap atau berubah, pasti ada review dari data DTKS karena akan dilihat lagi apakah ada yang belum dimasukan," ucap Isa.

Sementara dalam laporan terbarunya, Bank Dunia menentukan angka kemiskinan menggunakan hitungan PPP 2017.  Sedangkan basis perhitungan yang lama adalah PPP 2011.

Hasilnya, garis kemiskinan ekstrem naik dari 1,90 dolar AS atau Rp28.870  per orang per hari menjadi 2,15 dolar AS atau Rp32.669 per orang per hari. Ketentuan baru ini membuat 13 juta warga Indonesia turun kelas menjadi kelompok miskin dari sebelumnya berpenghasilan menengah ke bawah. 

Ketentuan itu juga menaikkan batas penghasilan kelas menengah ke bawah (lower middle income class) menjadi 3,65 dolar AS atau Rp55.702 per orang per hari dari sebelumnya 3,20 dolar AS atau Rp48.835. Batas penghasilan kelas menengah ke atas (upper middle income class) juga naik menjadi 6,85 dolar AS atau Rp104.537 per orang per hari  dari 5,5 dolar AS atau Rp83.935. 

Penetapan ketentuan baru ini pun membuat 33 juta orang kelas menengah bawah di Asia turun kelas menjadi miskin. Indonesia dan China menjadi dua negara dengan penurunan kelas menengah bawah dan atas terbanyak.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Anggaran Kemenkes Rp12,3 Triliun Diblokir Kemenkeu, Menkes Budi Gunadi: Lebih Baik Ditarik

8 hari lalu

Kemenag Dapat Tambahan Anggaran Rp5,78 Triliun untuk Tunjangan Guru dan Dosen

17 hari lalu

Pemerintah Kembali Lelang Surat Utang Negara, Incar Dana Rp32 Triliun

19 hari lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal