“Pengguna di Belanda dikirimi email dengan informasi komprehensif tentang apa artinya kabar ini bagi akun mereka dan aset apa pun yang saat ini mereka miliki di platform Binance, di samping langkah apa pun yang perlu mereka ambil,” ucap juru bicara Binance.
Hal ini menjadi pukulan terbaru bagi raksasa pertukaran mata uang kripto tersebut setelah beberapa bulan penuh gejolak di tengah industri kripto.
Minggu lalu, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menggugat Binance dan CEO Changpeng Zhao, dengan tuduhan mereka terlibat dalam penawaran dan penjualan produk yang tidak terdaftar dan mencampurkan dana investor dengan dana mereka sendiri.