Pendapatan Naik, Rugi Bersih Garuda Indonesia Turun Jadi Rp1,61 Triliun di Kuartal I 2023

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Garuda Indonesia mencatatkan pendapatan usaha sebesar 602,99 juta dolar AS atau Rp8,85 triliun. Torehan itu naik 72 persen dari periode yang sama tahun lalu. (Foto: Okezone)

Selain itu, Perseroan juga secara bertahap akan berupaya mengakselerasikan pemenuhan kewajiban usaha untuk kreditur dengan klasifikasi lainnya, selaras terhadap komitmen implementasi perjanjian perdamaian.

Lebih lanjut, dari aspek operasional GIAA mencatatkan pertumbuhan angkutan penumpang sebesar 98,2 persen menjadi 1,8 juta penumpang. Kemudian, Garuda mencatatkan pertumbuhan angkutan penumpang penerbangan internasional lebih dari 438 persen menjadi 363.000 orang dari sebelumnya berjumlah 66.000 penumpang.

Sedangkan untuk penumpang penerbangan domestik Garuda Indonesia sebagai mainbrand mencatatkan pertumbuhan lebih dari 72 persen menjadi 1,4 juta penumpang.

“Kami optimistis outlook kinerja yang saat ini terefleksikan melalui capaian kinerja usaha di kuartal I 2023 ini dapat menjadi pondasi penting atas langkah akseleratif kinerja usaha yang ke depannya,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Qatar Airways hingga Emirates Batal Terbang ke Riyadh, Bagaimana Garuda dan Lion Air?

12 hari lalu

Tak Cuma Bali, Kemenpar Ajak Turis Asing Jelajahi Danau Toba hingga Labuan Bajo

1 bulan lalu

4 Penerbangan Dialihkan ke Bandara Kertajati Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

1 bulan lalu

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Pemerintah Mulai Buka Bandara Pagar Alam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal