Pengusaha Diminta Beradaptasi dan Lebih Tanggap Hadapi Risiko Bencana

azhfar muhammad
Ketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid minta pengusaha beradaptasi dan lebih tanggap hadapi risiko bencana.

"Perusahaan yang bergerak di IT bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk menggunakan teknologi dalam penanggulangan bencana. Semua rancangan dan pola kerjanya bisa dikolaborasikan, sehingga saat bencana tiba pelaku usaha sudah tahu apa yang harus dikerjakan, dan menjadi satu kesatuan dengan apa yang dilakukan pemerintah bersama unsur masyarakat lainnya," tutur Carmelita. 

Kadin Indonesia periode 2021-2026 telah membentuk dan memberikan amanat penanggulangan bencana kepada Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana. Upaya ini dapat dilakukan dengan membangun kebersamaan melalui kemitraan antar lembaga kemanusiaan nasional dan internasional. 

"Pengusaha baru tanggap dan fokus di tahap keadaan darurat dan pasca bencana, sementara pasca bencana menjadi hal baru bagi dunia usaha. Padahal, ini penting untuk meminimalisir risiko bencana terhadap kegiatan usaha," ucapnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
4 hari lalu

Masa Tanggap Darurat Bencana NTT Diperpanjang hingga 12 September 2026

4 hari lalu

Pemulihan UMKM Terdampak Bencana hingga 2028, Partai Perindo Dorong Blueprint Ketahanan Ekonomi Nasional

8 hari lalu

Prabowo Pastikan Penanganan Bencana NTT hingga Aceh Sangat Cepat: di Mana-Mana Negara Hadir

16 hari lalu

Purbaya Pastikan Anggaran Darurat Bencana Rp5 Triliun Siap Dicairkan: Kalau Kurang Ditambah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal