Pengusaha Sawit Sambut Baik Perpanjangan Pembebasan Pungutan Ekspor CPO hingga Desember 2022

Advenia Elisabeth
Perpanjangan pembebasan tarif pungutan ekspor CPO jadi angin segar bagi pengusaha kelapa sawit di Indonesia. (Foto: Antara)

"Kalau kita mengikuti dinamika di industri minyak sawit yang terjadi pada tahun 2022 ini betapa banyaknya tantangan di industri sawit nah proses recovery untuk melewati tantangan ini perlu waktu. Tapi saat ini sudah kembali normal," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan, pemerintah memperpanjang kebijakan pembebasan tarif pungutan ekspor CPO dan turunannya hingga 31 Desember 2022. Namun, jika harga referensi CPO telah mencapai 800 dolar AS per metrik ton (MT), maka insentif tersebut akan dihapus.

Keputusan perpanjangan ini berdasarkan hasil rapat dengan Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) pada Senin (31/10/2022).

"Insentif ini kita pertahankan, tarif 0 dolar AS per MT diperpanjang sampai referensi harga lebih besar atau sama dengan 800 dolar AS per MT. Karena sekarang harganya masih sekitar 713 dolar AS per MT, jadi tarif PE 0 dolar AS/MT berlaku sampai bulan Desember," ucap Airlangga. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

9 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

12 hari lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

13 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal