Pada saatnya, para TKA itu akan dipulangkan ke negara asalnya. Adapun para pekerja nantinya diisi oleh anak-anak bangsa atau sekitar 90 persen setelah menempuh pendidikan politeknik terlebih dahulu.
"Nanti yang kerja sebagian 90 persen orang Indonesia, masih banyak orang daerah yang belum mumpuni karena pendidikan SMA kurang bagus, makanya dalam tiga tahun ini mulai diperbaiki supaya masuk politeknik, untuk bikin lapangan kerja perlu orang dulu bikin induknya, setelah itu kita yang kerjakan (operasikan) semua," ucapnya.
Luhut menuturkan, pada 2023 Indonesia akan memasuki global supply chain untuk pasar baterai lithium. Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan jembatan yang dimulai dari saat ini.