Penyakit Kanker Bebani Anggaran BPJS Kesehatan, Menkes Dorong Sinergi dengan RS Swasta

Jeanny Aipassa
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mendorong sinergi dengan Rumah Sakit (RS) Swasta untuk menggiatkan deteksi dini kanker

Hal itu, disebabkan penyakit kanker menjadi salah satu dari 8 penyakit yang membebani atau menggerogoti anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. 

"Anggaran BPJS Kesehatan untuk penyakit kanker menempati peringkat kedua tertinggi setelah penyakit jantung sebesar Rp3,5 triliun,” kata Menkes.

Dia menjelaskan, deteksi dini pada kanker dapat dilakukan dengan beberapa metode. Misalnya, untuk kanker payudara caranya mengecek menggunakan metode SADANIS (Pemeriksaan Payudara Secara Klinis) dan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri).

“Kanker yang ditemukan pada stadium yang lebih dini dapat meningkatkan peluang kesembuhan hingga 80-90 persen. Salah satu upayanya adalah melalui deteksi dini,” ujar Menkes. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

BPJS: Pembiayaan Penyakit Ginjal Capai Rp7 Triliun hingga Juni 2026

13 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, BNPB Siapkan Evakuasi hingga Operasi Modifikasi Cuaca

13 hari lalu

Kemenkes Aktifkan Health Emergency Operation Center di Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

15 hari lalu

Bantah Layanan Psikolog Puskesmas di Jakarta Tak Lagi Dicover BPJS? Ini Klarifikasi Pemprov DKI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal