Perekonomian di Zaman Rasulullah Berakar dari Prinsip-prinsip Alquran

Suparjo Ramalan
Perekonomian di zaman Rasulullah berakar dari prinsip-prinsip Alquran

JAKARTA, iNews.id - Perekonomian di zaman Rasulullah SAW berdasarkan syariat Islam dan berlandaskan prinsip-prinsip Alquran. Banyak perubahan dan perkembangan pembangunan ekonomi Islam masa di pemerintah Rasulullah. 

Rasulullah yang saat itu sebagai pemimpin Madinah dan pemimpin agama banyak melakukan perubahan dalam menata kehidupan masyarakat, termasuk perekonomiannya dengan nilai-nilai yang berakar dari prinsip-prinsip Al-Qur'an. Pada masa pemerintahannya, Rasulullah memberlakukan kebijakan fiskal. 

Dikutip dari laman Hukum Ekonomi Syariah Unida Gontor, Rasulullah menerapkan jizyah, yakni pajak yang dibebankan kepada orang-orang non-Muslim, khususnya ahli kitab. Ini dimaksudkan sebagai jaminan perlindungan jiwa, harta milik, kebebasan menjalankan ibadah serta pengecualian dari wajib militer. 

Selain jizyah, Rasulullah juga menerapkan sumber pendapatan negara yang terpenting dengan sistem kharaj, yakni pajak tanah yang dipungut dari kaum non-Muslim. Tanah tersebut diambil alih oleh kaum Muslimin dan pemiliknya diberi hak untuk mengolah tanah dengan status penyewa dan bersedia memberikan sebagian hasil produksinya kepada negara.

Tak cuma non-Muslim yang dipajaki, kalangan Muslim juga kena pajak dari hasil pertanian dan buah-buahan, yakni ushr. Pajak ini telah berlangsung pada masa Arab Jahiliyah dan diadopsi Rasulullah sebagai bea impor yang dikenakan kepada semua pedagang. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York

Nasional
2 hari lalu

Pendiri Indef Paparkan Program MBG Punya Dampak Positif Raksasa, Apa saja?

Nasional
14 hari lalu

Bagja Putra Indonesia Raih Prestasi Membanggakan di Turki usai Bacakan Syair Cinta untuk Rasulullah

Bisnis
1 bulan lalu

Rapimnas Kadin 2025, Anindya Bakrie Dorong Pemberdayaan UMKM Jadi Fokus Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal