Pernah Jadi Inspektor Kelaikan Udara Militer, Ini Sosok CEO Baru Batik Air

Suparjo Ramalan
Jeanny Aipassa
PT Angkasa Pura II melalui akun Twitter menyampaikan ucapan selamat kepada Kapten Wisnu Wijayanto, yang ditunjuk menjadi CEO Batik Air.

Wisnu Wijayanto pernah menjadi pilot TNI Angkatan Udara selama 11 tahun, mulai 2000-2011.  Bahkan dia pernah menjabat sebagai Inspektor Kelaikan Udara Militer di Kementerian Pertahanan selama 3 tahun 7 bulan, mulai Juni 2008 hingga Desember 2011

Sebelum bergabung menjadi pilot Lion Air, jabatan terakhir Wisnu Wijayanto adalah Kepala Pengembangan Kemampuan Inti Markas Besar Angkatan Udara Indonesia. 

Saat bergabung dengan Lion Air, karier Wisnu Wijayanto cepat terdongkrak. Hanya dalam kurun waktu 1 tahun 3 bulan menjadi pilot, dia langsung ditunjuk menjadi Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas Lion Air, pada Januari 2014 hingga Januari 2017. 

Meskipun sudah menjabat sebagai Direktur Lion Air, Wisnu Wijayanto tetap menekuni profesi sebagai pilot. Berdasarkan data Linkedin, Wisnu Wijayanto, aktif menjadi pilot Batik Air pada Maret 2013. Bahkan sampai saat ini, Wisnu Wijayanto masih tercatat sebagai pilot Batik Air, yang selama 8 tahun 3 bulan terus aktif. 

Pada 2016, Wisnu Wijayanto ditunjuk menjadi Direktur Utama Layanan Aiport Lion. Jabatan itu terus diembannya hingga akhirnya ditunjuk menjadi CEO Batik Air pada Mei 2021. 

Danang mengungkapkan, terhitung 20 Mei 2021, Wisnu mulai menjalankan misi Batik Air sebagai operator penerbangan untuk menyediakan penerbangan berkonsep premium (full service airlines). Sebagai Pejabat Eksekutif tingkat tertinggi, laki-laki lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2000, jurusan Teknik Manajemen Industri ini akan lebih fokus atas kelancaran fungsi korporasi, profitabilitas perusahaan dan fungsi serta target perusahaan sehari-hari.

"Wisnu akan melaksanakan peran penting guna memimpin dari berbagai upaya terobosan sejalan langkah strategis Batik Air untuk menghadapi tantangan di tengah masa waspada pandemi Covid-19, menciptakan peluang seiring mengembangkan bisnis menjadi lebih besar lagi," kata Danang. 

Keberadaan Wisnu diharapkan dapat memperkuat posisi Batik Air di pasar terbesar Indonesia saat ini dalam kancah regional serta internasional. Dengan demikian, Batik Air akan terus melakukan revolusi di industri penerbangan sehingga dapat mengakomodir setiap orang untuk bepergian dengan pesawat udara. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
2 bulan lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

Nasional
4 bulan lalu

Harta Kekayaan Rusdi Kirana, Pemilik Lion Air yang Jadi Wakil Ketua MPR

Nasional
5 bulan lalu

Lion Air Blacklist Pria Ngamuk Teriak Bom di Pesawat Rute Jakarta-Medan

Nasional
5 bulan lalu

Jangan Bercanda Bawa Bom di Pesawat, Bisa Terancam Pidana Penjara Lho!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal