Pertamina Geothermal Energy dan AGIL Kerja Sama Kembangkan Konsesi Longonot di Kenya

Anindita Trinoviana
PGE jajaki kerja sama dengan AGIL untuk mengembangkan panas bumi pada konsesi Longonot di Kenya. (Foto: dok Pertamina)

Julfi menambahkan, Afrika merupakan episentrum baru pertumbuhan ekonomi, sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang baik. Dalam bidang pengembangan panas bumi, Kenya menjadi negara terdepan di kawasan Afrika dengan kapasitas terpasang sebesar 865 megawatt dan berada di posisi ke-7 dalam peringkat global. 

Sebagai produsen panas bumi, dia mengungkapkan, PGE maupun AGIL memiliki keahlian dan pengalaman yang sangat mumpuni dalam pengembangan geothermal sebagai energi terbarukan.

"Tentunya, kami berharap kolaborasi dalam bentuk kerja sama pengembangan panas bumi ini dapat meningkatkan eksposur bisnis kedua belah pihak," tuturnya.

Saat ini, Indonesia memiliki 2.356 megawatt kapasitas terpasang dan 80 persen di antaranya atau sekitar 1.877 megawatt berasal dari wilayah kerja PGE, di mana 672 megawatt dikelola langsung PGE.

PGE menargetkan pengembangan kapasitas terpasang yang dioperasikan sendiri hingga 1 gigawatt dalam dua tahun ke depan.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
10 jam lalu

Pegadaian Resmi Terima SK Perjanjian Kerja Bersama 2026–2028 dari Kemenaker RI

14 jam lalu

Pascadamai, Kredivo dan KrediFazz Lanjutkan Investigasi hingga Tuntas

2 hari lalu

Pemprov Jabar Mulai Bangun PSEL Legok Nangka, KDM: Solusi Permanen Sampah Bandung Raya

19 jam lalu

Harga BBM Pertamina 30 Juli 2026 Terbaru, Ada yang Turun!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal