PHK 1.200 Karyawan, Perusahaan Rokok Elektrik AS Hengkang dari Asia

Djairan
Jumlah tenaga kerja yang dipangkas mencapai 1.200 orang atau separuhnya dari total karyawan perusahaan AS, Juul Labs. (Foto: AFP)

"Kami tidak memiliki rincian untuk dibagikan tentang perkiraan jumlah karyawan yang terkena dampak, atau negara yang akan terdampak (menarik diri). Namun, pengurangan (PHK) memungkinkan perusahaan untuk berinvestasi," kata Crosthwaite.

Hengkangnya Juul dari pasar Asia tidak membuat cemas kalangan pengusaha vaping di Tanah Air. Ketua Asosiasi Perusahaan Vape Indonesia (APVI), Aryo mengaku tidak terlalu merisaukan hengkangnya Juul Labs dari Indonesia, karena kontribusinya terhadap perekonomian nasional tidak terlalu signifikan.

"Juul tidak memberi dampak besar bagi kita. Yang saya khawatirkan justru industri rokok elektronik nasional yang terancam akibat kebijakan cukai dan tambahan pajak yang akan diterapkan pemerintah,” katanya.

Secara nasional kontribusi industri rokel cukup signifikan. Hingga kuartal I 2020 sektor ini menyumbang Rp 400 miliar hanya dari cukai, belum termasuk pajak.

Jumlah itu hampir empat kali lipat dibanding penerimaan cukai dari industri tekstil sepanjang 2019. Ditargetkan hingga akhir 2020, sektor ini mampu menyumbang hingga Rp1 triliun dari cukai saja.

Dia menilai prospek industri rokel Indonesia masih sangat terbuka di masa pandemi Covid-19. Apalagi pemerintah berencana mengenakan pajak tambahan bagi industri tembakau dan turunannya, sehingga rokel bisa memberi anternatif bagi para konsumen.

"Di saat Covid-19 orang juga mencari cara hidup lebih sehat, misalkan tren bersepeda agar tubuh lebih fit. Nah, rokel ini juga bisa dibilang begitu. Lebih sehat dibanding rokok dari tembakau," kata Aryo.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
11 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

11 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

12 hari lalu

Pabrik Garmen 30 Tahun di Cimahi Tutup Permanen, Ratusan Buruh Kena PHK Massal

18 hari lalu

Viral Bigmo Diduga Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Vape, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal