Kok Bisa Vape Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Penjelasan Medisnya
JAKARTA, iNews.id - Vape atau rokok elektrik kembali menjadi perhatian setelah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap adanya dampak kesehatan pada pengguna yang menjadi sampel pengujian. Selain masalah paru, BRIN juga menyoroti gangguan yang berkaitan dengan pankreas dan kemampuan tubuh memproduksi insulin.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, hasil uji yang dilakukan lembaganya menunjukkan adanya dampak vape terhadap kesehatan, termasuk masalah diabetes.
"Vape ini secara medis dari uji yang dilakukan BRIN berdampak kepada kesehatan. Ya, satu, masalah diabetes, kemudian kedua, masalah paru, dan kemudian yang ketiga masalah pankreas," kata Arif di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Arif menyebut kemampuan tubuh dalam memproduksi insulin mengalami penurunan pada sampel pengguna vape yang diuji. Dia bahkan mengatakan dampak yang berkaitan dengan diabetes ditemukan pada 100 persen sampel, sementara dampak pada paru-paru disebut mencapai sekitar 92 persen.
Lantas, kenapa penggunaan vape dapat dikaitkan dengan meningkatnya risiko diabetes?