Platform Jualan Online Kasih Harga Murah, Nasib Ritel Konvensional Terancam

Iqbal Dwi Purnama
Kondisi di Plaza Semanggi di mana banyak toko dan tenan yang masih tutup sejak pandemi Covid-19. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Kehadiran platform jualan online tak hanya membuat pembeli di pasar grosir menurun, tetapi juga mengancam keberlangsungan ritel konvensional termasuk pusat perbelanjaan. 

Beberapa waktu lalu, sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang meminta pemerintah menutup TikTok Shop karena mengancam kelangsungan usaha pedagang di pusat grosir tekstil terbesar di Asia Tenggara itu. 

Tak hanya itu, Mall Atrium Senen milik perusahaan terbuka PT Cowell Development Tbk (COWL) juga menuju kebangkrutan karena tingkat kunjungan masyarakat yang turun tajam. Akibatnya, COWL resmi menjual asetnya, yakni Plaza Atrium Segitiga Senen pada 16 Agustus 2023. 

Perusahaan tercatat itu berpotensi hengkang dari bursa efek Indonesia (BEI) lantaran mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial atau secara hukum. 

Status COWL sebagai perusahaan terbuka dan perusahaan tercatat (emiten) di BEI pun tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
12 hari lalu

Polisi Ungkap Hasil Visum Perempuan yang Ditendang di Senayan City: Luka di Lutut dan Pinggang

13 hari lalu

Jadi Tersangka, Pria yang Tendang Wanita di Mal Ditahan di Rutan Polda Metro

13 hari lalu

Terungkap! Alasan Pria Tendang Perempuan di Mal gegara Merasa Terganggu Dihalangi

14 hari lalu

Kasus Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Polisi Tegaskan Bukan Karena Pencopetan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal