PLN Butuh PMN Rp28 Triliun hingga 2024 untuk Pembangkit Listrik di Wilayah 3T

Suparjo Ramalan
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. (Foto: Tangkapan Layar)

Dia memastikan, pihaknya akan memberi rincian anggaran dan peta jalan program kelistrikan di daerah 3T hingga 2024 kepada DPR. Termasuk desa-desa yang menjadi prioritas BUMN kelistrikan ini.

"Jadi kami akan memberikan jawaban tertulis agar nanti bisa dipahami seperti apa, bukan hanya pemetaannya saja, tetapi kuantifikasi dan nanti juga bisa dipelajari bagaimana program ini dikorelasikan dengan dapil (daerah pemilihan) dari masing-masing bapak ibu di Komisi VI," tuturnya.

PLN sebelumnya menyampaikan ada 4.400 desa di daerah 3T yang belum mendapatkan akses listrik. Menurutnya, PMN Rp10 triliun yang diajukan PLN untuk tahun depan sangat membantu Perseroan memasifkan pembangunan infrastruktur listrik di kawasan tersebut.

PMN Rp10 triliun akan dialokasikan untuk pembangkit energi baru terbarukan (EBT), khususnya infrastruktur PLTA, PLTS, PLTP, dan PLTM senilai Rp1,74 triliun. 

Sedangkan, fungsi transmisi dan gardu induk untuk menghubungkan listrik di daerah terpencil sebesar Rp3,78 triliun. Lalu, fungsi distribusi dan listrik desa untuk menyambungkan pelanggan mencapai Rp4,48 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Prabowo Instruksikan Bahlil Atasi Pemadaman Listrik dan Jaga Harga BBM Tetap Stabil

5 hari lalu

Prabowo Soroti Listrik Padam di Kalimantan, Perintahkan Bahlil Segera Bereskan

6 hari lalu

PLN Buka Suara soal Mati Listrik di Jaksel hingga Tangsel Pagi Ini

8 hari lalu

Purbaya Tunggu Restu Prabowo untuk Tambah TKD ke 490 Pemda Demi Bayar Gaji ASN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal