PM Malaysia Mundur, Ini Dampak Ekonominya

Dinar Fitra Maghiszha
Perdana Menteri Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassid. (Foto: Istimewa)

Kendati telah resmi mengundurkan diri, Muhyiddin masih menjadi PM sementara sambil menunggu pemimpin baru terpilih. Sebelumnya Raja Sultan Abdullah mengatakan bahwa pemilu bukanlah pilihan terbaik, tetapi dirinya tidak menjelaskan siapa calon yang akan diusung.

"Kami, pada tingkat makro, cukup optimis, tetapi dalam situasi seperti ini memang perlu segera diselesaikanuntuk mempertahankannya," kata Mohamed Faiz Nagutha, ekonom Asean di Bank of America Securities di Singapura.

Berikut dampak ekonomi atas ketidakpastian politik di Malaysia:

1. Dana Asing Kabur

Persepsi investor terhadap kestabilan politik Malaysia dipandang perlu mengingat asing memegang 40 persen dari utang negara di Malaysia. 

Dana asing dilaporkan telah kabur karena pandemi dan ketidakstabilan politik dalam negeri. Dilaporkan arus modal asing yang keluar dari Malaysia selama 2 tahun lebih berturut-turut mencapai 8 persen. 

Hal itu, membuat Malaysia tertinggal dari Indonesia, Thailand, dan Singapura yang masing-masing justru menunjukkan peningkatan arus modal asing yang masuk sebesar 1 persen, 5 persen, dan 11 persen.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

PM Malaysia Anwar Ibrahim Temui Prabowo di Istana, Bahas Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
3 hari lalu

Daftar 6 Ruas Jalan yang Dilalui Anwar Ibrahim di Jakarta, Waspada Penutupan

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Bertemu Anwar Ibrahim Hari Ini, Bahas Perang AS-Israel vs Iran?

Nasional
3 hari lalu

Anwar Ibrahim Temui Prabowo di Jakarta Hari Ini, Polisi akan Tutup Sejumlah Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal