Praktisi Sebut Pembukaan Kode Broker Bakal Tingkatkan Nilai Transaksi

Dinar Fitra Maghiszha
Bursa Efek Indonesia. (Foto: Dok. iNews.id)

Perilaku herding memungkinkan menyebabkan kondisi pasar bubble melalui aktivitas “panic buying” dan sebaliknya juga berpeluang menyebabkan "panic selling".

Edukasi dan literasi pasar modal menjadi fokus utama bursa sejauh ini agar membuat melek investor, tak hanya mengenai produk yang ditawarkan, juga strategi menghadapi pasar.

Hampir 2 tahun kebijakan penutupan kode broker diterapkan hingga saat ini. Namun, rumor aksi korporasi sejumlah emiten (tanpa klarifikasi) masih mempengaruhi sejumlah transaksi hingga sikap investor belum lama ini.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

MNC Sekuritas Sukses Gelar Having Fund 2026 Bersama 10 Manajer Investasi dan 17 Galeri Investasi BEI

4 hari lalu

BEI Sebut Saham Syariah Lebih Tahan Banting saat IHSG Mengalami Tekanan, Ini Alasannya

5 hari lalu

10 Saham Paling Cuan Sepekan, MKNT Melonjak 83 Persen saat IHSG Anjlok

5 hari lalu

10 Saham Paling Boncos Sepekan, VKTR Terjun Bebas 30 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal