Produksi Tembaga dan Emas Freeport di Tambang Grasberg Papua Anjlok

Koran SINDO
Tambang Grasberg Freeport Indonesia. (Foto: Ant)

Dia memperkirakan penjualan tembaga sepanjang tahun ini sebanyak 630 juta pounds dan emas sebanyak 800.000 ounces. Penurunan produksi tersebut disebabkan masa transisi operasional pertambangan bawah tanah.

”Kami melaporkan bahwa ramp-up bawah tanah di Grasberg maju sesuai rencana karena kami menargetkan peningkatan volume dan arus kas dari Grasberg distrik mineral,” kata Adkerson melalui keterangan tertulis, Jumat (26/7/2019).

Selama kuartal II/2019, kegiatan ekstraksi bijih di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave rata-rata mencapai 7.400 metrik ton bijih per hari. FCX menargetkan, proses tersebut ditargetkan bisa meningkat hingga 15.000 metrik ton bijih per hari pada akhir 2019.

Sementara tambang bawah tanah Deep Mill Level Zone (DMLZ) yang terletak di sebelah timur blok Grasberg telah memulai produksi. Ekstraksi bijih dari tambang bawah tanah DMLZ rata-rata mencapai 7.700 metrik ton bijih per hari pada kuartal II/2019.

Diperkirakan, ekstraksi bijih dari tambang bawah tanah DMLZ akan meningkat hingga 11.000 metrik ton bijih per hari pada akhir 2019.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
31 hari lalu

Penembakan di Area Grasberg Mimika, Karyawan Freeport Tewas

Nasional
2 bulan lalu

Izin Tambang Freeport Diperpanjang 20 Tahun, RI Dapat 12 Persen Saham di 2041

Nasional
4 bulan lalu

Prabowo bakal Berikan 10 Persen Saham Freeport Indonesia untuk Masyarakat Papua

Nasional
5 bulan lalu

Freeport Indonesia Targetkan Tambang Grasberg Beroperasi Penuh Tahun Depan usai Longsor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal