Webinar Aksesibilitas dan Integrasi Antarmoda pada LRT Jabodebek, Kamis (12/65/2022). (Foto: tangkapan layar)
azhfar muhammad

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, mengatakan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek telah rampung 81,75 Persen hingga awal Mei 2022. 

Terkait dengan itu, Didiek membeberkan deretan manfaat dari moda transportasi yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan bekasi itu. 

“Progres pembangunan sudah lebih dari 80 persen. Tepatnya 81,75 persen dan tentunya akan banyak manfaat saat nantinya dioperasikan,” Kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo dalam webinar virtual, Kamis (12/5/2022). 

Menurut dia, kehadiran LRT Jabodebek sebagai angkutan umum massal berbasis rel dapat menjadi alternatif moda transportasi masal yang lebih efisien dan modern. Berikut deretan manfaat LRT Jabodebek: 

- Meningkatkan perpindahan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum massal. 
- Memperbaiki kinerja sistem jaringan transportasi
- Mengurangi kemacetan
- Mengurangi emisi karbon
- Menghemat penggunaan BBM 
- Menghemat waktu perjalanan

Tak hanya itu, lanjutnya, keberadaan LRT juga memberi peluang bagi terbukanya lapangan pekerjaan, baik pada saat pembangunan proyek maupun saat pengoperasian dan Potensi pengembangan kawasan baru / pertumbuhan ekonomi di sekitar stasiun.

“Ini akan menumbuhkan peluang usaha khususnya UMKM yang dapat menimbulkan multiplier effect Menambah image positif Indonesia sebagai salah satu negara didunia yang mengoperasikan LRT Jabodebek berbasis teknologi grade of automation (GOA) level 3,” ujar Didiek.

“Harapannya juga dapat pemerataan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar DKI Jakarta dan Jawa Barat. Potensi penerimaan negara baik langsung maupun tidak langsung,” tutur Didiek.


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT