Putin Beri Sinyal Pemangkasan Produksi Minyak OPEC+ Terus Berlanjut

Aditya Pratama
Presiden Rusia Vladimir Putin memberi sinyal bahwa pemotongan produksi minyak OPEC+ akan terus berlanjut. (Foto: Reuters)

"Kemungkinan besar. Kami perlu berkonsultasi dengan rekan-rekan kami, keputusan kami dibuat berdasarkan konsensus. Hari ini sepertinya kami akan melanjutkan kerja sama kami,” tuturnya.

Pernyataan tersebut merupakan sinyal terkuat dari Putin hingga saat ini bahwa pengurangan pasokan OPEC+ akan bertahan hingga tahun 2024 dan mungkin setelahnya, sebuah langkah yang hampir pasti akan mendukung harga minyak, dan merupakan sebuah keuntungan bagi Kremlin.

Arab Saudi dan Rusia, dua eksportir minyak terbesar dunia, pada hari Rabu membahas situasi pasar dan harga minyak di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hamas. 

OPEC didirikan pada tahun 1960 oleh Irak, Iran, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela dan berkembang menjadi 13 anggota. Pada tahun 2016, OPEC menandatangani perjanjian dengan 10 produsen minyak lainnya, termasuk Rusia, untuk membentuk OPEC+.

Rusia dan Saudi telah mengoordinasikan pengurangan pasokan, baik sebagai bagian dari OPEC+ maupun dengan perjanjian sampingan, untuk mendukung harga minyak dalam beberapa tahun terakhir.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Ratusan Pejabat Berbagai Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Ada Pejabat Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal