Ritel Tertua di Singapura Robinson Tutup, Indonesia Kuat karena Tak Mengandalkan Turis

Rina Anggraeni
Kondisi ritel dalam negeri masih kuat karena populasi masyarakat Indonesia tinggi, serta tidak mengandalkan kedatangan turis untuk beberlanja seperti Singapura. (Foto: Channel News Asia))

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan kondisi ritel di tengah pandemi Covid-19 sangat berat. Ini karena pandemi Covid-19 telah menekan keuangan industri ritel.

Dia mencontohkan Robinson di Singapura. Salah satu peritel tertua dengan catatan lebih dari satu abad berbisnis ini akan tutup selamanya menyusul kerugian dalam beberapa tahun terakhir.

Dua toko terakhirnya di The Heeren dan Raffles City Shopping Center mungkin akan tetap buka beberapa saat untuk penjualan terakhir.

"Masih bisa hidup namun berat," ujar Budihardjo saat dihubungi di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Ide Libur Lebaran, Jelajahi Disneyland di Atas Laut Lewat Kapal Pesiar Disney Adventure

Internasional
16 hari lalu

Gempa M7,1 Guncang Sabah Malaysia, Warga Singapura Panik

Nasional
18 hari lalu

Kasus Dugaan Gratifikasi WN Singapura, KPK bakal Sampaikan Hasil Telaah

Internasional
21 hari lalu

Singapura Umumkan Puasa Ramadan Mulai Kamis 19 Februari 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal