Rugi Rp5,2 Triliun, Levi's Bakal PHK 700 Karyawan

Djairan
Salah satu toko Levi's di Inggris yang baru dibuka setelah tutup berminggu-minggu akibat wabah Covid-19. (Foto: AFP)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Bisnis produsen pakaian ternama merek jeans denim, Levi Strauss & Co terdampak serius pandemi Covid-19. Penjualan perseroan pada kuartal II-2020 (April-Juni) anjlok hingga 62 persen.

Dikutip dari CNBC, Rabu (8/7/2020), penurunan penjualan tersebut membuat Levi's rugi 364 juta dolar AS. Jumlah tersebut setara Rp5,2 triliun.

Pengumumkan laporan keuangan tersebut beriringan dengan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 15 persen dari total pekerja Levi's di seluruh dunia. Dengan begitu, sekitar 700 karyawan terdampak PHK.

CEO Levi's, Chip Bergh mengatakan, PHK itu dilakukan untuk mengurangi tekanan keuangan selama pandemi. PHK tersebut diperkirakan menghemat biaya 100 juta dolar AS per tahun.

Bergh menilai, penjualan online sebenarnya meningkat di tengah pandemi. Namun, kenaikannya belum mampu menutupi penurunan offline setelah toko-toko tutup selama 10 minggu.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR bakal Panggil Satgas Mitigasi PHK Pekan Ini, Bahas Dampak Global ke Pekerja

57 tahun lalu

Dasco Singgung Perang di RI Baru Dimulai saat AS-Iran Menuju Damai, Apa Itu?

57 tahun lalu

Dasco Telepon Dirut Pertamina Bahas Kenaikan Harga Gas Industri yang Picu PHK

57 tahun lalu

2 Pabrik Komponen Otomotif di Indonesia Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal