Rupiah Merosot ke Level Rp 15.665 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Advenia Elisabeth
Nilai btukar rupiah merosot menjadi Rp15.665 per dolar AS pada Jumat (25/11/2022). (Foto: dok iNews)

Surplus dari neraca perdagangan ini telah mencapai kumulatif 45,5 miliar dolar AS, terhitung sejak Januari hingga Oktober 2022. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang hanya 30,9 miliar dolar AS.

"Dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi, akan membawa aliran dana asing kembali masuk ke pasar finansial dalam negeri sehingga akan berdampak terhadap penguatan nilai mata uang rupiah," kata Ibrahim. 

Dia memprediksi, untuk perdagangan awal pekan depan, Senin (28/11/2022), mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp15.650-Rp15.700.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

Nasional
23 jam lalu

Istana Bantah Baru Bergerak saat Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS: Kita Rapatnya Intens

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Peringatkan Transaksi di Pelabuhan Harus Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Jawab Keluhan Pedagang Tahu Tempe Imbas Rupiah Melemah

Nasional
1 hari lalu

Bertemu Gubernur BI dan Menkeu, Dasco: Evaluasi Perkembangan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal