Rupiah Semakin Dekati Rp16.000, Ekonom Ungkap Penyebabnya

Anggie Ariesta
Rupiah Semakin Dekati Rp16.000, Ini penyebabnya (ist)

Josua mengapresiasi langkah Bank Indonesia terkait dengan local currency transaction (LCT), bagaimana transaksi ekspor-impor dengan menggunakan mata uang lokal dan juga transaksi investasi juga dengan mata uang lokal. Ditambah lagi, antar QR crossborder ini pun membuka payment di antara kawasan Asia.

"Jadi tentunya ini dapat bisa mengurangi ketergantungan dan terutama lagi misalkan rupiah ya bagaimana kita bisa lebih resilien lagi," ucap Josua.

Ekonom PermataBank ini melihat resiliensi rupiah nilainya sejauh ini cukup baik, tentunya bagaimana tadi keseimbangan eksternalnya diperkuat dengan penguatan current account balance kita.

"Kalau kita perhatikan bisa meningkatkan value chain nya artinya mendorong hilirisasi agar misalkan produksi baterai mobil listrik alumunium bisa dilakukan di dalam negeri sehingga meningkatkan current account balance nya," ujar dia.

Penyebab Rupiah Melemah

Adapun pelemahan rupiah masih tergantung pada faktor eksternal, yaitu kondisi global saat ini. Konflik Israel-Hamas yang semakin memanas juga meningkatkan tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

3 hari lalu

BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya

4 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

4 hari lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal