Rupiah Semakin Dekati Rp16.000, Ekonom Ungkap Penyebabnya

Anggie Ariesta
Rupiah Semakin Dekati Rp16.000, Ini penyebabnya (ist)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dola AS hari ini, Senin (23/10/2023) semakin tertekan. Pada pukul 13.00 WIB, rupiah bergerak mendekati Rp16.000 di angka Rp15.947 per dolar AS.

Menurut Kepala Ekonom PermataBank, Josua Pardede pada dasarnya dari sisi stabilitas rupiah sebenarnya cenderung masih mengalami tren yang menurun dari tahun 2022.

"Kalau kita lihat bandingkan kondisi di 2020 dan kita bandingan kondisi pada saat 2022, volatilitas rupiah mengalami tren yang menurun sampai dengan saat ini," ujar Josua, Senin (23/10/2023).

Meski hingga akhir Oktober 2023 rupiah diprediksi masih akan berada dalam tekanan, ada beberapa cara untuk mengurangi ketergantungan terhadap mata uang ini. Salah satunya adalah mengurangi impor bahan baku dan impor pangan.

"Tentunya, kita berharap bagaimana peningkatan produktivitas nasional terlebih dahulu. Sehingga ini bagaimana kita menggerakkan kembali lagi meningkatkan dari tadi produktivitas dari sektor-sektor ekonomi kita," kata dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Makro
14 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Bisnis
15 hari lalu

Bea Cukai Sempat Terancam Dibubarkan, Ekonom Dorong Reformasi Total

Keuangan
15 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal