Rusia Ancam Setop Pasokan Gas Jika Tak Dibayar Pakai Rubel

Suparjo Ramalan
Rusia ancam setop pasokan gas jika tak dibayar pakai rubel.

Putin mengatakan, peralihan ke rubel dimaksudkan untuk memperkuat kedaulatan Rusia, dan akan mematuhi kewajibannya pada semua kontrak, jika negara-negara Barat memenuhinya. Sementara Jerman mengatakan perubahan yang diumumkan oleh Putin sama dengan pemerasan.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina, negara-negara Barat telah mengeluarkan sanksi ekonomi dan perdagangan terhadap Rusia, tetapi Uni Eropa tidak melarang minyak atau gas, tidak seperti AS dan Kanada. Pasalnya, negara-negara anggotanya sangat bergantung pada gas Rusia.

Uni Eropa mendapatkan sekitar 40 persen gasnya dan 30 persen minyaknya dari Rusia, serta tidak memiliki pengganti yang mudah jika pasokannya terganggu. Sementara itu, Rusia saat ini mendapat 400 juta euro per hari dari penjualan gas ke Uni Eropa dan tidak memiliki cara untuk mengalihkan pasokannya ke pasar lain.

Bagi Kremlin, ini dirancang untuk menunjukkan eskalasi dramatis dalam pertempuran ekonomi antara Barat dan Rusia atas invasi Ukraina.

Adapun Putin telah menegaskan akan menyetop pasokan gas ke Eropa jika pelanggan Barat menolak untuk membayar pasokan dalam mata uang rubel. Namun, dalam praktiknya, pelanggan Eropa hanya perlu mengubah dealer mata uang mereka ke Gazprombank. Bank itu telah dibiarkan terhubung ke SWIFT untuk memungkikan negara-negara Uni Eropa membayar pengiriman gas dan minyak Rusia, demi kelangsungan perdagangan energi.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
1 hari lalu

Terungkap! AS Minta Ukraina Setop Serang Rusia karena Bos CIA Sedang Berkunjung

1 hari lalu

Langka! Bos CIA Diam-Diam Berkunjung ke Rusia, Ada Apa?

2 hari lalu

Warga Rusia Ditangkap karena Rekam Demo di Wamena, Imigrasi: Tak Sesuai Visa Wisata

3 hari lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal