LOS ANGELES, iNews.id – Apple menjadi perusahaan AS pertama yang menyentuh rekor valuasi 1 triliun dolar AS atau setara Rp14.000 triliun.
Dilansir CNBC, rekor itu diraih perusahaan pembuat iPhone itu setelah harganya sahamnya naik hampir 3 persen. Kenaikan harga tersebut terjadi karena kinerja keuangan Apple pada kuartal II-2019 sangat kuat. Saham Apple sempat menyentuh level tertinggi ke 207,05 dolar AS per lembar.
Dengan total saham yang beredar di pasar sebanyak 4,83 miliar lembar dengan harga 207,5 dolar AS per lembar, maka Apple resmi finis sebagai perusahaan 1 triliun dolar. Kenaikan saham ini juga ditopang oleh rencana perusahaan melakukan pembelian kembali (buyback) saham.
“Saya pikir ini menunjukkan betapa kuatnya ekosistem bisnis Apple dalam beberapa dekade terakhir. Ini belum berhenti karena mereka menembus 1 triliun dolar AS. Saya melihatnya lebih kepada sebuah babak baru pertumbuhan dan profitabilitas,” kata Analis GBH Insights, Dan Ives, Kamis (2/8/2018).
Dia mengatkaan, pertumbuhan pendapatan dari perangkat lunak dan jasa Apple membuat valuasinya melonjak. Seluruh kategori ini, termasuk App Store, AppleCare, Apple Pay, iTunes, dan jasa komputasi awan, menyumbang pendapatan Apple hingga 9,55 miliar dolar AS.