Saham Krakatau Steel (KRAS) Terancam Disuspensi, BEI Beberkan Penyebabnya

Dinar Fitra Maghiszha
Gedung Krakatau Steel. (Foto: dok iNews)

"Iya (KRAS). Kita sudah umumkan kemarin buat perusahaan yang belum menyampaikan laporan keuangan udah SP1, SP2, sudah ada dendanya, juga SP3," ungkap Nyoman.

Sebelumnya BEI telah memberi saham KRAS sebuah notasi khusus 'L' akibat keterlambatan tersebut. Anehnya, perseroan justru menerbitkan laporan keuangan kuartal I/2023 yang mengalami rugi sebesar 19,8 juta dolar AS.

MNC Portal Indonesia telah menghubungi Sekretaris Perusahaan KRAS untuk meminta tanggapan. Namun, hingga berita ini diturunkan, perseroan belum memberi jawaban.

Jelang penutupan perdagangan Senin (12/6/2023) hingga pukul 15:38 WIB, saham KRAS mengalami koreksi 4,35 persen di Rp220. Volume-neto saham yang diperdagangkan mencapai 9,17 juta, dengan nilai transaksi-bersih sebesar Rp2,05 miliar.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Dasco Ungkap Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol, Targetkan Potongan Aplikasi 8 Persen

Keuangan
6 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 2 Persen, Keluar dari Level 7.000

Keuangan
7 hari lalu

399 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit ke 7.101

Bisnis
13 hari lalu

Astra Tunjuk Presiden Direktur Baru, Mantan Menkeu Isi Kursi Komisaris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal