Sambangi Kejagung, Erick Thohir Laporkan Dugaan Kasus Baru Korupsi di BUMN

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan dugaan kasus korupsi baru di BUMN kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (6/3/2023) siang. (Foto: MPI/Achmad Al Fiqri)

Sebelumnya, Erick menuturkan, ada indikasi korupsi dana pensiun (dapen) BUMN. Ini karena dapen BUMN minus Rp9,8 triliun. 

Menurutnya, jika tidak diintervensi, kasus dapen BUMN akan meledak. Dia memperkirakan kondisi ini terjadi dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depannya.

Adapun, defisit Rp9,8 triliun karena 65 persen BUMN tidak mengelola dapennya secara baik dan tidak transparan. Sementara, 35 persen lainnya masuk dalam daftar dapen yang sehat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pabrik Tepung Telur dan Daging bakal Dibangun, Siapkan Ekosistem Peternakan Terintegrasi 

3 hari lalu

Pengamat Dorong Kejagung Buka Bukti Aliran Dana dalam Kasus Febrie Adriansyah: Harus Diuji Objektif

3 hari lalu

Danantara Merger 23 BUMN Kawasan Industri, bakal Jadi Terbesar di Asia Tenggara

4 hari lalu

Danantara Beri Bocoran Daftar BUMN yang Siap IPO di Bursa, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal