Sejak April 2020, Garuda Indonesia Potong Gaji Karyawan Hingga 50 Persen

Suparjo Ramalan
Pesawat Garuda Indonesia.

JAKARTA, iNews.id - Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, mulai dari staf hingga direksi, harus menerima pemotongan gaji yang besarnya antara 10 persen hingga 50 persen, sejak April 2020.

Manajemen Garuda Indonesia mengungkapkan, hingga akhir 2020, jumlah gaji atau upah karyawan yang belum dibayar Garuda Indonesia mencapai 23 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp327,93 miliar.

Kabar mengenai pemotongan gaji karyawan Garuda Indonesia disampaikan manajemen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, dalam  Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/6/2021).

Dalam keterbukaan informasi itu, manajemen Garuda Indonesia menyatakan, pemotongan gaji dilakukan terkait kondisi keuangan Garuda Indonesia yang terus merugi, bahkan terlilit utang hingga Rp70 triliun.

"Estimasi dari jumlah tunjangan gaji yang dipotong dan belum dibayarkan per 31 Desember 2020 adalah sebesar 23 juta dolar AS," tulis manajemen Garuda. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Garuda Indonesia Belum Bayar Gaji Karyawan Rp327 Miliar

3 hari lalu

Dermawan! PM Singapura Lawrence Wong Bakal Sumbang Gajinya Rp20 Miliar Setiap Tahun

4 hari lalu

4 Penerbangan Dialihkan ke Bandara Kertajati Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

4 hari lalu

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Pemerintah Mulai Buka Bandara Pagar Alam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal